"Hubby, kamu beneran gak keberatan kan kalau Bunda tinggal di sini?" tanya Nayyara. Pertanyaan yang terus terulang dari bibir sang istri membuat Hazig begitu gemas hingga pria itu mencium bibir Nayyara sampai wanita nyaris kehabisan oksigen. "By, lipstikku rusak!" sungut Nayyara. Hazig tergelak lalu kembali mencium bibir wanitanya. "Aku terlalu gemas dengan bibir seksimu, Sayang. Lagi pula dari semalam kamu bertanya tentang itu terus padahal aku juga udah serius mengizinkanmu. Masih ragu? Kalau masih ragu, aku cium lagi nih!" Nayyara mencebik. "Bilang aja doyan!" Hazig kembali tertawa. "Ya Allah, punya istri kok kayak gini sih? Mulutnya pedas, tapi sayangnya bikin aku kecanduan," ujarnya. "Hubby, berhentilah merayuku! Nanti Bunda menunggu terlalu lama di rumah sakit!" "Main kilat bo

