Halaman 27

1060 Kata

Adrian dan Dinda sepakat membatalkan acara makan malamnya. Adrian yang masih ada kerjaan sedangkan Dinda yang sangat sibuk. Dikomplek perumahan. Didapur hanya ada kesetressan Dinda yang dari tadi ditelpon Farel. Ia bisa celaka kalo mengangkat telepon pria itu karna sudah ingkar janji. Dapur kosong. Ponsel berdering tapi nggak tau dimana. Ini Dinda nya kemana. "Gue tuh harus gimana?" "Apa perlu gue bunuh diri di pohon toge?" "Angkat enggak? Angkat enggak?" "Pria sialan itu!" Suara ada tapi orangnya gaib. Disebuah lemari yang menempel pada dinding di atas meja dapur. Disitu lah Dinda berada. Jika kalian mikir Dinda ada didalam lemari yang menempel di dinding. Jawabannya ia. Wanita itu sangat aneh. Hanya ditemani lampu senter ponsel. Dinda memeluk lututnya. Untung lemari yang me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN