Laily, Anggi, Alis sedang berada di kamar mandi. Laily mencuci tangannya karna jijik dengan Mona. "Lo polos polos gini berani juga ya," puji Anggi namun kata polos membuat Alis tertawa. "Polos? Hahaha. Laily itu polosnya nyeremin." Laily menatap Alis tajam lewat cermin membuat Alis berhenti tertawa dan tersenyum kaku. Qina pun masuk dan ikut mencuci tangannya. "Ly, keluar napa. Wisnu nungguin lo didepan tuh." "Hah? Wisnu. Ay! Laily lupa kejadian di kantin tadi. Gimana dong." Laily bergerak gelisah. Anggi mendekat ke Laily dan memegang pundak wanita itu. "Dengerin gue." Laily mengangguk cepat. "Lo bisa lihat kalo Wisnu itu serius sama lo. Jangan sia siakan orang kayak Wisnu. Jika dia lama lo gantung dan milih pergi. Lo akan sangat kehilangan dia dan akan buat lo nyesal seumur h

