Duduk disofa sendirian dengan televisi menayangkan cctv kemana Farel pergi bersama Mona memanglah epic. Ia dikirimkan itu semua oleh Wisnu. Wisnu mengikuti Farel pergi bersama Mona dari ke mall, restoran, hingga ke butik. Entah mengapa pria itu hanya diam saja saat Mona menggandeng tangannya dan menyuapkan nya makanan. Dinda kemakan api cemburu. Sangat cemburu hingga ingin menjadikan Farel gilingan daging bakso. "Menjengkelkan!" Bruk Dinda mematikan televisinya dan membanting remot televisi itu. Hari sudah malam namun pria itu tak kunjung datang. Farel pun membuka pintu rumahnya yang pertama kali ia lihat adalah Dinda. Dinda masih menatap televisi yang mati itu. "Kenapa nggak bilang kalo kesini. Gue bisa batalkan acara meeting." Dinda tersenyum getir. "Meeting apa hah! Meet

