Laily menuruni anak tangga sesekali ia menguap. Ia menuju kedapur dan melihat bahan makanan disana. Banyak sih tapi ia lupa kalo nggak bisa masak. Laily pun memilih duduk dimeja pantry sambil meletakkan kepalanya dimeja pantry. Ia mengetuk ngetuk tangannya disana. Wisnu yang merasa Laily tak ada disampingnya pun memilih turun kebawah mencari istrinya dan ia lihat Laily didapur. Wisnu pun menghampiri laily dan duduk disebelah Laily. "Kenapa?" tanya Wisnu. "Aku lupa, Nu. Kalo aku nggak bisa masak," keluh Laily. Wisnu terkekeh pelan. Tangannya terulur mengusap rambut Laily. Laily mencebikkan bibirnya membuat Wisnu menjadi gemas. "Jadi, makannya gimana?" Wisnu mengedikkan bahunya acuh. "Selama ini makan kita selalu order." "Masa sampai tua makannya ngorder terus. Seharusnya kamu

