Beban pikiran

1006 Kata

Aqeela menangis dalam pelukan Abi lumayan lama, sampai-sampai hidungnya tersumbat dan membuatnya susah bernafas. Baju Abi pun sudah basah karena air matanya. Abi tidak lagi banyak bertanya tentang apa yang sebenarnya terjadi, dia hanya membiarkan Aqeela menangis selama yang dia mau dalam pelukannya. Mendekap tubuhnya erat dan mengecup kepalanya sayang. Melihat istrinya menangis seperti ini, Abi yakin jika sesuatu telah terjadi saat dia meninggalkan istrinya dan duduk secara terpisah. Terlebih sebelum istrinya meninggalkan acara, sebuah tamparan sempat menjadi pusat perhatian oleh semua orang. Permintaan maaf dari Wilda, sepupu sekaligus kakak iparnya juga memperkuat dugaan Abi. Namun apapun itu, dia tidak bisa berspekulasi sendiri tanpa tahu cerita yang sebenarnya. Setelah begitu lama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN