Parutan kunyit

1144 Kata

Pagi hari, saat yang seharusnya menjadi rutinitas baru bagi Aqeela sebagai istri Abi. Namun karena perutnya yang masih nyeri, membuat Abi tidak membiarkan Aqeela bergerak dari tempat tidur. Ayah dan ibu Aqeela sudah pergi sejak pukul tujuh tadi, Alex pun sudah berangkat ke sekolah. Di rumah hanya menyisakan Abi dan Aqeela yang tidak dibiarkan turun dari ranjang. Meski memang biasanya Aqeela akan malas-malasan saat hari pertama haid, tapi sekarang dia benar-benar merasa tidak nyaman jika terus berada di kamar. Saat ini Abi sedang menelepon seseorang di balkon kamarnya, sedang Aqeela memainkan game di handphone nya. Beberapa menit kemudian, saat dirasa Abi masih fokus dengan pembicaraannya di telepon Aqeela bangkit dan turun dari ranjang. Sepertinya dia merasa lapar, karena memang sejak se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN