Bab 43

1410 Kata

"Lha ini malah baru keluar dari sana, Pak," jawab Gibran. "Kita diusir. Gak boleh masuk ke sana lagi," lanjutnya. "Siapa yang ngusir?" tanya Pak Makmur. "Nggak tahu, tuh. Kakak kelas," jawab Gibran. "Kalian nggak sedang membohongi saya, kan?" tanya Pak Makmur penuh selidik. "Astaghfirullah, Pak. Ya kalau kami gak diusir dari sana, dan kami emang niat tidak mau masuk sana, pasti kami akan sembunyi-sembunyi lah, Pak. Lha ini kami terang-terangan. Muncul di hadapan Bapak pula," kata Gibran. "Dan kalau Bapak gak percaya kami diusir, coba tanyain langsung aja, Pak, ke aula," ucap Ridho. "Ikut-ikutan ngomong aja lo," bisik Gibran ke Ridho. "Ya kali gue cuma diam mulu gak ada dialognya. Sedikit-sedikit gue harus ada dialognya, lah. Biar gak dikira cuma figuran. Gue kan pendamping tokoh ut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN