Kini, hanya tinggal Gibran, Lisa dan seorang lelaki aneh yang sedang terbaring jauh di sana. Anggap saja lelaki aneh itu tidak ada di sana dan cuma sisa Gibran bersama Lisa saja. Keduanya tidak saling memandang. Hanya Gibran saja yang memandang, sementara Lisa malah melihat ke arah lain. "Kamu gak bilang 'makasih' gitu?" tanya Gibran. "Makasih," ucap Lisa. "Ya jangan ke aku. Ke cowok yang bawa kamu ke sini aja bilangnya," kata Gibran. "Bukan kamu yang bawa?" tanya Lisa. "Ya jelas bukan dong. Hehehe," jawab Gibran. "Oh." Kali ini, Gibran agak bingung dalam mencari kata-kata. Sumpah, menghadapi orang cuek seperti Lisa memang butuh kesabaran yang ekstra. "Ternyata kamu itu cuek, ya," ucap Gibran. Lisa diam. "Huff ... Kamu pasti bertanya-tanya, ya, kenapa aku bisa ada di sini? Jangan

