Bab 58

1527 Kata

Ditariknya rambut sang gadis secara pelan-pelan sampai gadis itu mendongak karenanya. Sontak setelahnya, gadis itupun menoleh ke arah Gibran sembari melakukan protes. "Gibran. Usil banget sih, lo." "Hahaha ... Maaf, By. Gue gak sengaja," sangkal Gibran. "Alasan mulu lo," kata gadis yang ternyata bernama Eby itu. "Hahaha ... Ya udah, maaf. Udah, menghadap depan aja lagi. Gue gak usil lagi, deh," kata Gibran. "Awas saja kalau lo usil lagi," ancam Eby. "Iya." Gadis itu kembali memalingkan wajahnya dari Gibran. Satu detik, dua detik, dan seterusnya keadaan masih aman. Gibran benar-benar tak usil lagi ke dia. Namun di detik-detik selanjutnya, tangan usilnya kembali bergerak untuk menarik rambut milik si Eby. Yang lebih menyebalkannya lagi ia melakukannya sembari tertawa. Ia tahu tawanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN