Ke pribadian ganda

1897 Kata

“Jangan buang waktu. Pemimpin mereka masih ada di atas,” kata Epi datar sambil melangkah pergi dari tumpukan mayat. “Oh iya! Astaga… mereka pasti lagi enak-enakan itu, main kuda lumping,” ucap Rora sinis, mengibaskan darah di pedangnya. “Biar aku saja. Aku ingin bermain-main dengan mereka,” kata Asa dengan senyum miring yang sangat tidak sehat. “Hmm… jiwa psikopat kembali lagi,” bisik Rora pelan ke Rami dan Ruka. “Ssttt…” Ruka dan Rami kompak memberi kode untuk diam. Mereka berjalan. Asa mengambil posisi paling depan, langkahnya penuh rasa tidak sabar. Aroma darah di bawah masih menempel di sepatu mereka. Saat tiba di lantai atas, mereka menemukan sebuah ruangan dengan pintu sedikit terbuka. Tendang! BRUG!! Pintu terpental menghantam dinding. Dan tampak Rayyan bersama seorang wani

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN