Meletus

1256 Kata

Sedangkan di sebuah bangunan tua, puluhan motor terparkir di sana. “b******k! Siapa pelakunya?!” teriak salah satu pemuda. “Tidak diketahui, Bos…” jawab pemuda lain. “Hah! Sialan ini! Harus diusut! Kita bisa bermasalah!” kata ketua mereka, wajahnya jelas menunjukkan frustrasi. “Lebih baik kita tidak usah ke sana, Jaya,” kata salah satu anggota penting kelompok motor itu. “Iya, Bang. Tapi aku penasaran siapa yang membunuh sepuluh anggotaku…” ucap Jaya, tampak emosi. “Sudahlah. Cari saja informasi tanpa memperumit keadaan. Banyak cara lain,” ucap Rayyan. “Tapi Bang Rayyan… aku harus membalasnya,” tegas Jaya lagi. “Kau mau membalas bagaimana? Jejaknya saja tidak ada. Lupakan dulu,” balas Rayyan. Semua terdiam, tak ada yang berani bersuara lagi. ⸻ Di Markas “Oh ya, kita nggak ada k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN