Di rumah sakit, Epi akhirnya dipindahkan ke kamar VIP yang sama dengan Fandi. Sementara di dalam kamar hanya ada Atha, Rahman, dan Darmaji yang menjaga, keenam anak muda lainnya menunggu di luar: Rora, Rami, Asa, Ruka, Kei, Jose, dan Arvino. Asa memecah kesunyian dengan suara pelan namun penuh antusias. “Eh… kalian dengar sendiri kan? Epi tadi resmi disebut menantu, loh…” katanya sambil memeluk kedua lututnya. “Iya, secara tidak langsung tuan besar sudah mengakuinya,” sambung Ruka. “Apalagi tadi dibilang tunangan segala.” “Tapi… kapan mereka tunangan?” Kei mengernyit, tampak bingung. “Entahlah,” jawab Rora sambil menghela napas. “Tapi kalian dengar kan? Fandi bilang mereka sedang membicarakan pernikahan. Dan baru mau cerita ke Tuan Besar. Sayangnya… malah kecelakaan. Kira-kira kapan y

