Tiba-tiba layar komputer Rami berkedip. Notifikasi merah besar memenuhi monitor: UNAUTHORIZED ACCESS DETECTED — COUNTER ATTACK INBOUND “Lihat, mereka sadar kita membobol. Saatnya perang,” ucap Rami sambil kembali duduk. Asa, Ruka, dan Rora otomatis ikut duduk rapat melihat jari-jari Rami yang langsung menari cepat di atas keyboard. Layar monitor kini dipenuhi deretan kode liar—musuh sedang mencoba merusak sistem Rami. “Wah, gaya amat,” gumam Rami dengan senyum miring. “Brute force? Di tahun segini? Lucu.” Tiba-tiba earpiece Rami berbunyi. Suara seseorang muncul—distorted, namun jelas sengaja dibuat agar terdengar mengintimidasi. “Apa pun yang kau coba, bocah… aku sudah punya akses ke sistemmu.” Rami memutar kursinya mendekati mikrofon kecil di meja. “Oh, bagus. Dekat semakin bai

