Orang berjubah

4444 Kata

Mereka masuk ke kamar—kamar yang dulu menjadi milik Fandi. “Baju aku masih di kamar sebelah,” ucap Epi pelan sambil menoleh. “Nanti kita pindahkan,” jawab Fandi santai. “Untuk sementara kita tidur di sana dulu. Kamar ini mau aku renov sedikit.” “Kamu mau renov kamar kamu?” tanya Epi, sedikit heran. Fandi menoleh sambil tersenyum kecil. “Kamar kita,” koreksinya. “Aku mau sambungkan ke ruang sebelah. Jadi lemari baju kamu dan aku satu tempat, terus ruang kerja juga bisa di kamar ini.” Epi mengangguk pelan, pandangannya menyapu sekeliling kamar yang luas itu. “Tapi kamar ini sudah luas banget,” katanya sambil melirik Fandi. “Kamu mau seluas apa lagi? Lapangan bola?” Mendengar itu, Fandi terkekeh pelan. “Nggak begitu juga,” katanya. “Biar lebih rapi… dan lebih nyaman buat kita.” “Sud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN