Sedangkan Karina dan Darren yang masih berada dimeja makan pun terlibat perdebatan diantara mereka. "Karina lihat adik mu itu ! Wanita seperti apa itu? Licik ,murahan dan tak tau diri, dia bahkan tega melukai hati mu dan merebut kebahagiaan mu, dia wanita jalang murahan sialan yang tidak berguna ." Darren menghina Anindya dan mencoba menyuruh Karina sadar akan kebusukan Anindya. "Mas Darren , Anindya itu adikku." Pinta Karina dengan mata yang berlinang air mata. "Karina , kenapa kau seperti ini? Seharusnya kau membenci Anindya , walaupun dia adalah adik mu sekalipun , kau harus tahu kalau kelakuan nya tidak lah mencerminkan seorang wanita melainkan kelakuannya seperti binatang dan sampah yang tak berguna." Darren terus menekan Karina untuk membenci Anindya. "Mas Darren bisakah kau hent

