Akhirnya aku bisa rehat sejenak untuk melonggarkan pikiran. Meski semalam itu ricuh sekali. Dimulai dari ngobrol bareng Mustafidz yang berakhir cincin dan bertarung dengan pemabuk yang berakhir menyuapi Sagara. Ada-ada malam gila itu. Tapi yang penting sekarang aku bisa sendirian. Yang aku harap nanti aku tidak keblabasan karena belum tidur sama sekali sejak kemarin. Oh ya ngomong-ngomong soal pemberian, aku baru ingat belum buka kotak kecil yang diberikan sama Sagara. Di mana ya kotak itu? Aku merogoh-rogoh saku. Pun aku juga mengecek tas yang aku bawa. Sialnya tidak ada. Hadeh … aku baru ingat kalau kotak itu aku tinggal di atas lemari indekos. Semoga saja ibu kos tidak asal buka kamarku. Semoga. Kalau hilang kan berabe nanti kalau Sagara bertanya bagaimana? Untung saja dia tidak ada d

