"Sampai kapan aku akan menunggu?" -Queen Evelyn- *** Salju mulai mencair saat setelah memasuki musim semi, udara yang semula terasa dingin membekukan mulai terasa hangat menyentuh kulit. Tumpukan tumbuhan hijau mulai bermunculan meninggalkan jajak basah pada setiap pijakan tapak kuda Evelyn. Hembusan angin musim semi mengacaukan kepangan rambut Evelyn. ia pergi diam-diam ke tempat ini tanpa izin dari orangtuanya karena jika melakukan nya maka ia tidak akan bisa pergi seorang diri, akan ada seorang ksatria yang mengikutinya. Kedua pipi Evelyn bersemu merah saat turun dari kuda. Berdasar mimpi nya ia menuju ke perbatasan dimana terdapat sebuah air terjun yang mirip dengan mimpinya. Evelyn mengikat tali kuda nya pada sebuah batang pohon, sebelum melangkah mendekat kearah air terjun. Meng

