Dalam tidurnya, Felly bergerak gelisah kala sesuatu terasa menyentuhnya. Felly juga merasakan remasan dan sesuatu yang lembab dan basah di lehernya. Felly mendesah saat guncangan kecil membuat sesuatu yang menyentuhnya itu menekan keras. Tersadar jika itu bukanlah mimpi, Felly membuka matanya yang berat dan mendapati pemandangan sebuah awan yang terlihat di jendela pesawat. Sebentar... PESAWAT?! "AH!" "Sudah bangun?" Tanya suara serak yang berada tepat di telinganya. Felly mendongak dan menoleh ke belakangnya, dia mendapati wajah Felix yang tersenyum ceria padanya. "Apa-apa—" Felly menghentikan ucapannya kala menyadari jika sesuatu yang keras menekan pinggulnya. Felly menundukkan kepalanya sedikit dan mendapati jika tubuh mereka sudah tidak terbalut oleh sehelai benang pun. Dan saat in

