Paginya, Felly terjaga akibat sinar matahari yang menyilaukan penglihatannya. Felly membuka matanya dan mendapati jendela luas di ruangan di mana ia terbangun itu. Felly menggeliatkan tubuhnya dan memutar badannya ke belakang. Dia tidak mendapati Felix di sana yang artinya Felix sudah terbangun lebih dulu. Felly menyibak selimutnya, dan mendapati jika dia hanya memakai pakaian tidur satin dengan potongan pendek. Felly turun dari kasur dan berjalan ke arah jendela. Matanya dapat melihat pemandangan silau di sana. Mata Felly bisa bertemu langsung dengan jelas melihat awan di langit. Felly menyentuh jendela besar itu dan menolehkan kepalanya ke bawah, tempat di mana terdapat kota di sana. Bangunan ini sangat tinggi. Felly bahkan merasakan ketakutan yang amat sangat ketika melihat daratan. "

