Samarinda, Kalimantan Timur. Sembilan bulan sudah usia kandungan Aulia, kini. Wanita itu sudah mengurus cuti dan telah menghabiskan seluruh hidupnya hanya di rumah saja. Aulia mulai kepayahan dan sesak. Sang calon bayi bergerak sangat aktif dan terus mencari jalan untuk keluar. “Assalamu’alaikum ... Sayang, apa kabar, Nak?” Andhini baru saja datang dari Bandung. Ibu Aulia itu akan mendampingi putrinya hingga hari persalinan tiba. “Wa’alaikumussalam ... Mama ... mama kok tidak ngasih kabar mau ke sini?” Aulia terkejut melihat kedatangan ibunya. Andhini memang pernah berucap akan datang ke Samarinda, namun ia tidak menyebutkan kapan ia akan datang. “Mama kangen banget sama kamu, Sayang ....” Andhini menciumi Aulia dan juga menciumi perut Aulia yang sudah buncit sempurna, “Cucu oma, kapan

