Deden sudah sampai di restoran cepat saji tempat pelaƞggannya memesan makanan. Restoran itu cukup ramai di jam-jam segitu. Deden pun mulai antri dan membuat pesanannya. “Ini, pesanan anda, Mas.” Sang pramusaji memberikan kepada Deden sebuah bungkusan yang berisi beberapa bungkus makanan. “Terima kasih, Mbak.” Deden mengambil bungkusan itu lalu berlalu dari kerumunan. Namun, baru saja Deden hendak melangkahkan kaki keluar dari restoran, tiba-tiba ia merasa ada sesuatu yang menyesak untuk keluar. Deden ingin membuang hajat sesaat. Dengan cepat, pria itu masuk ke dalam kamar mandi pria. Ia meletakkan makanannya di atas meja westafel bagian luar toilet, lalu ia pun masuk ke dalam toilet untuk melepaskan hajatnya. Setelah semua hajatnya sudah tersampaikan, Deden pun keluar dengan perasaan

