BAB 94 – Nekat Menemui Asri

1605 Kata

Aulia dan Rayhan begitu bahagia dengan kehadiran Ara di tengah-tengah mereka. Rayhan berkali-kali mengucapkan kata pujian untuk istrinya tercinta. “Sayang ... terima kasih sudah mau berjuang untuk Ara,” lagi, Rayhan mengatakan hal itu seraya menyuapi Aulia sarapan pagi. “Itu memang sudah tugas aku sebagai ibu, Kak.” “Sayang ... kamu keberatan nggak kalau kakak minta kamu di rumah saja untuk mengurus Ara? Maaf, bukan berarti kakak mengekangmu dan tidak membolehkan kamu berkarir, akan tetapi Ara lebih membutuhkanmu saat ini. Atau kalau pekerjaanmu bisa dikerjakan di rumah, itu lebih baik.” Aulia berpikir sejenak, lalu menatap suaminya dengan penuh senyuman, “Apa pun akan aku lakukan untuk buah hati kita, Kak. Ara, kamu dan keluarga kita adalah prioritas utama aku.” “Alhamdulillah ... K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN