Ayah Terhebat 50

2059 Kata

"Lagi sibuk?" Aswat sedang ada di pangkalan, sedikit terkejut melihat kakak dari Lisa datang menghampirinya. Laki-laki itu menggeleng pelan sebagai jawaban. "Bisa kita bicara empat mata aja?" Endra menatap sekitar, banyak ojek online yang sedang mangkal di sini. Kebetulan satu harian ini, orderan tidak terlalu banyak, membuat waktu mereka senggang. Aswat lantas berdiri, mengikuti Endra dari belakang. Hingga mereka berhenti tepat di sebelah mobil mahal milik Endra. "Saya sangat berterima kasih sama kamu." Endra membuka suara. "Udah dua kali kamu menyelamatkan nyawa Lisa. Jadi, saya ada penawaran untuk kamu," sambungnya. Dahi Aswat berkerut. "Masalah itu, saya memang ikhlas menolong Lisa. Sebagai manusia, tidak ada salahnya saling tolong menolong," balasnya. "Saya tahu " Endra mengusap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN