Ayah Terhebat 33

1851 Kata

Aswat cukup terkejut mendapati pesan dari Dewi. Lantas tidak bisa menyembunyikan raut wajah bahagianya, bagaimana tidak. Malam ini Dewi pulang lebih cepat dari biasanya, dan bisa saja meluangkan waktu pada anak-anak. Jam 9 malam, Aswat membawakan satu bungkus sate untuk Dewi, dia tidak tahu hendak membelikan makanan apa untuk wanita itu. Nasi goreng Dewi sudah melarangnya membeli itu, maka memutus membeli sate saja. Dia yakin Dewi pasti menyukai ini. "Aku pulang!" seru Aswat ketika membuka pintu rumah. Saat bersamaan Dewi juga baru keluar dari kamar anak-anak. Ratih merengek menidurkan bocah itu. "Kamu bawa makanan buat aku, kan?" tanya Dewi kala keduanya bertemu di ruang tengah. Aswat tersenyum tipis. "Aku beliin sate. Soalnya aku nggak tahu mau beliin apa lagi. Mau beli makanan di re

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN