Putri pov “....” “Put...” “Ehm?” “Dengerin aku ngomong gak sihhh???? Kamu liatin siapa sih, perasaan dari tadi kok liatnya ke sana muluu...” Tanya Lina begitu padaku, hingga aku pun langsung jadi menoleh kepadanya, tak lupa juga dengan melemparkan senyum termanisku kepadanya. Berharap ia tak menyadari dan menemukan mataku, yang sedari lebih betah memandangi Dewa yang sedang mengajar kelas lain saat ini. Sampai-sampai aku dibuat tak bisa focus pada cerita galau sahabatku tentang kekasihnya, juga hubungannya yang sudah satu tahun ini harus terpisahkan oleh jarak itu. “I-itu poster... bagus banget...” Hanya itu alasan yang dapat kukatakan padanya, dan jadilah Lina kini menampilkan wajah kesalnya padaku. “Ish nyebelin banget sihhh... tau aku lagi galau, malah liatin poster” “

