Kelakuan Rori hari ini sungguh membuat patih Tarata kesal, marah, dan juga merasa di permalukan di depan semua orang. Menurutnya Roro itu sudah keterlaluan sampai hatinya merasa ragu untuk terus mendukung Roro sebagai Ratu Lotus. Bibir Sang selir langsung tersenyum, bibirnya naik satu senti dari awal, dan memicingkan mata mendekati patuh Tarata yang masih mematung menatap Roro yang pergi tanpa melihatnya kembali. “Aju kesini mengindangmu untuk minum di tempatku, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu juga. Apa Patih ada waktu?” sang Selir bukan hanya bicara di dekat telinganya tapi juga sekalian menyimpan sesuatu yang baru saja dia persiapkan dari balik lidahnya. Kalian jangan heran ataupun terkejut kenapa sang Selir bisa melakukan itu, karena di tubuh Selir ada setengah raga ma

