Bab 24

2014 Kata

Segala permasalahan pasti ada jalan keluar. Ada penyelesaian. *** "Kamu enggak ngerti gimana perasaan aku!" Safira menepis tangan Azka yang mencoba menggenggam tangannya. Azka menghela napas. "Aku ngerti. Kamu marah, kamu kecewa karena aku udah nyatain cinta ke Zahra. Aku udah nyakitin kamu, aku tau Ra, aku tau!" Safira diam saja, ia hanya menatap Azka dengan sorot dingin. "Kamu berhak marah sama kamu, karena di sini aku yang salah. Tapi kamu enggak berhak marah sama Zahra dia enggak tau apa-apa." Nada bicara Azka merendah, tatapannya berubah sendu. Safira tersenyum miring. "Jadi kamu belain Zahra?" "Enggak gitu Ra." "Terus apa?" Safira berdiri dari duduknya. "Aku yakin seandainya Zahra belum menikah pasti kamu bakal ngejar dia dan ninggalin aku, iyakan?" Azka menggeleng kera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN