Bab 23

2188 Kata

Sahabat, aku ingin ikatan kita selalu erat. Terjerat kuat. *** Sekembalinya dari Kedai, Zahra memutuskan untuk ke rumah orang tuanya karena Ali sedang melakukan flight selama dua hari ke depan. Selain ke rumah orang tua, Zahra juga ingin ke rumah Azka. Perempuan itu harus bertemu dengan Safira. "Zahra mau ke rumah Azka abis ini," ujar Zahra setelah selesai minum teh di sore ini bersama Viska. "Ngapain ke sana?" Viska meletakkan gelas ke meja. "Ketemu Safira." "Kayaknya dia lagi ada di rumah orang tuanya, soalnya enggak keliatan dari kemarin. Kalau ada sih dia nyiram tanaman biasanya pagi-pagi," jelas Viska. Zahra mengangguk mengerti. "Yaudah, kalau gitu Zahra ke rumah Safira aja," ujarnya. Kening Viska berkerut. "Ngebet banget ketemu Safira, ada apa?" "Enggak ada apa-apa k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN