"Bu ini laporan yang tadi sudah saya perbaiki." Ucap Andin takut-takut. Rachel yang sedang menggerakkan jarinya di atas komputer, menoleh melirik ke arah meja. Andin yang mengerti kemudian menaruhnya di atas meja pelan-pelan, lalu berbalik arah ingin cepat-cepat pergi. "Tunggu, tunggu, siapa yang suruh kamu keluar?" Ucapannya sontak membuat Andin berhenti bergerak "Kena lagi nih." Cetusnya dalam hati. "Maaf bu." Jawab Andin takut-takut, tubuhnya bergidik ngeri. "Sini." Seru Rachel "Iya." Dia lalu melangkah menghampiri atasnya itu. "Kamu sudah tiga tahun bekerja disini, Apa kamu ada masalah sampai bikin kesalahan seperti ini? Tadi kata Devi walaupun kamu tidak teliti tapi kamu tidak seceroboh ini." "Maaf Bu." Rachel memutar bola matanya dia mulai risih, "Maaf...maaf..maaf. Kalau ma

