Elang kembali ke rumahnya, rambutnya basah sehabis mandi. Tubuhnya hanya di balut handuk. Dia bercermin di depan kaca. Bagaimana caranya untuk mengetahui kalau Rachel itu adalah Raia. Firasatnya tidak pernah meleset. Pikiran Elang bercabang ke mana-mana. Kemudian dia mengusap kaca itu perlahan termenung. Tiba-tiba suara bel membuyarkan lamunannya. Melangkah dengan cepat, Elang meraih engsel dan membukakan pintu rumahnya "Ngapain kamu di sini?" Ucap Elang terdiam heran melihat siapa yang datang. Perempuan itu menerobos masuk "Mulai hari ini aku akan tinggal di sini." Ucapnya memaksa. "Heh, kamu gila ya. Nggak. Sekarang keluar." "Please." Wanita itu memasang wajah melas dan tak bersalahnya. "Nggak" Ucap Elang tegas menolaknya. "Kakak jahat banget sih, bodo amat Ratu nggak akan keluar."

