Anggasta menggeram saat membaca pesan yang dia duga berasal dari Rendy. Berani sekali pria itu mendekati wanitanya. Sepertinya Rendy tidak akan cukup sebelum berhasil mengacaukan Daneswara. Pria itu semakin emosi saat mendapati Anggreni tengah mengobrol santai dengan Rendy. Entah sejak kapan Rendy mulai mendekati wanitanya. “Gren,” panggil Anggasta menarik kasar tangan Anggreni, membuat wanita itu hampir terjatuh. “Apa-apaan sih, main narik saja, kalau Greni kenapa-napa, gimana?” cerca Rendy “Kamu gak perlu ikut campur. Saya sudah pernah memperingatkan kamu untuk tidak melipatkan istri saya dalam persaingan bisnis kita,” hardik Anggasta. Pria itu menatap tajam pria di depannya. Anggasta bahkan tidak sadar telah menggenggam tangan Anggreni terlalu erat. Wanita itu meringis. “Angga, ud

