BAB 44. Wanita Berkelas

1228 Kata

Anggreni luluh, wanita itu mulai kembali seperti semula. Jika rutinitas yang biasanya hanya di rumah kini harus ke butik dan menjaga Bella. Dia tidak ingin melewatkan waktu bersama Bella walau hanya satu detik. “Bella ikut aku saja ke butik,” ucap Anggreni. “Yakin sudah fit untuk berkunjung hari ini? Kalau masih gak enak badan mending gak perlu ke butik, Gren,” imbuh Anggasta masih tidak berhenti khawatir. Anggreni kelihatan sehat tetapi tidak ada yang bisa menjamin kalau setelah bekerja kondisinya akan sama. Dia masih terlalu rawan. Anggreni tersenyum menenangkan pria itu. “Aku akan baik-baik saja, aku janji,” balas Anggreni mencoba meyakinkan suaminya itu. “Ya udah kalau gitu aku antar kalian ke butik dulu baru ke kantor,” tukas Anggasta Anggreni ingin membantah tetapi pria itu su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN