BAB 43. Luluh

1219 Kata

Anggasta benar-benar berniat untuk mendapatkan maaf dari Anggreni. Pria itu rela melakukan apa pun untuk membuat Anggreni kembali tertawa. Seperti sore ini, pria itu bahkan rela meninggalkan proyek yang lumayan besar demi menemani Anggreni dan Bella belanja bahan pembuatan kue coklat kesukaan Bella. “Harus sore ini ya, gak bisa besok?” tanya Anggasta, Anggreni menggeleng “Kamu gak perlu ikut kok kalau memang gak bisa. Aku bisa pergi sendiri sama Bella,” tukas Anggreni. Jika ini normal mungkin Anggasta tidak perlu khawatir seperti sekarang. Anggasta mengambil ponselnya. “Vian batalkan saja proyeknya. Saya tidak bisa hadir, ada urusan yang lebih penting,” tukas Anggasta. Anggreni yang sedang memilih pakaian untuk dia kenakan menghentikan aktivitasnya. Wanita itu menajamkan pendengarann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN