Panik

1967 Kata

NAYLA semakin melotot kesal saat menyadari jalan yang ditempuh Edwin kini menuju ke arah rumahnya.  “Kamu kenapa bawa aku pulang ke rumah?” salak Nayla penuh kekesalan. Edwin membanting kemudi, berbelok memasuki g**g menuju rumah cewek di belakangnya yang sedang manyun tak karuan itu. Setelah tiba di depan rumah Nayla barulah ia menjawab, “Kamu pulang aja dulu, nanti aku kasih tau kalo situasinya udah aman.” Aman apaan? Huh, ngeselin banget, asli! Tanpa berkata-kata lagi, Nayla langsung keluar mobil, lalu membanting pintunya keras-keras. Biarlah nanti ia balik ke sekolah naik taksi atau minta diantar Dirga. Edwin meninggalkan rumah Nayla setelah memastikan cewek itu masuk ke dalam rumah.  Sementara Nayla segera menuju ruang makan. Haus. Ia membuka kulkas, mengambil sebotol air minera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN