Malaikat Penyelamatku

929 Kata

“Kita sudah sampai.” Jhon mengusap pipi Cora dengan lembut. Cora mengerjapkan matanya. “Maaf aku ketiduran,” ujarnya dengan suara serak, khas bangun tidur, ia mengarahkan pandangannya ke sekelilingnya, “Trans studio? Bandung? kita di Bandung?” “Iya, ini akan sangat menyenangkan, Cora.” Jhon tersenyum lebar menunjukkan susunan gigi putih dan rapinya. “Dufan lebih dekat, Jhon. Kenapa harus jauh-jauh ke Bandung?” Cora menaikkan sebelah alisnya dan menghela napas panjang. “Kan sudah kubilang kita akan jalan-jalan, kalau jalan-jalan di sekitar Jakarta nggak asyik namanya.” Jhon tersenyum lebar untuk yang kesekian kalinya, “Ayolah … kita sudah di sini Cora.” Jhon keluar dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Cora. Ia mengulurkan tangannya kepada Cora, Cora menyambut tangan Jhon dan meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN