Malam ini, ada yang berbeda dikediaman Arnaf dan Alina. Sehabis sholat isya, mereka kedatangan tamu yang tak diundang. Maksudnya, hanya tak diundang oleh Alina. Entah kenapa harus sekarang si Mona itu datang bertamu. Tidak bisakah besok atau lain hari? Dan dari mana dia tahu alamat rumahnya? Ah jangan-jangan sebelum kemari si Mona itu sudah mengontak suaminya. Ya Allah pikiran negatif semakin berkecamuk dalam pikiran Alina. "Omong-omong sekarang lo tinggal dimana? Gue denger ngontrak ya dideket kampus?" tanya Arnaf. Lelaki itu duduk diseberang Mona. Sedangkan Alina duduk disamping Arnaf, dengan raut wajah yang enak dipandang. "Iya, gue gak tau mau tinggal dimana. Sebenarnya sih bunda sama papa udah niat beliin rumah disini. Tapi gue tolak." jelas Mona. Arnaf mengangguk mengerti, setel

