Ancaman bagi wanita

1042 Kata

Hari ini, Arnaf dan Alina ada jam kuliah pagi. Mereka berangkat sekitar jam enam, padahal kelas akan dimulai pada pukul 8. Ini semua karena tugas Alina, andai saja wanita itu tidak telat mengumpulkan tugas akhir semester, pasti mereka tidak akan berangkat sepagi ini. "Mas untung aja ya dosennya ngasih keringanan. Kalo gak, gak tau lagi aku. Tamat riwayat ku." ucap Alina saat mobil sudah dijalankan. Tangan kiri Arnaf terlepas dari kemudi mobil, lelaki itu mengacak pelan jilbab sang istri. "Makanya, lain kali jangan sampai lupa lagi. Kamu tau, sayang. Dosen kamu yang satu ini gak seberapa killer tapi nanti di semester lanjut, jangan harap ada dosen kayak gini lagi." jelas Arnaf. Alina hanya bisa tersenyum canggung. Gara-gara dia saja, suaminya ini rela ikut-ikutan berangkat sepagi ini. A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN