Marry Me, Single Daddy! – Chapter 18

1153 Kata

*** Una menyambut tangan Bunda Nay begitu masalah yang Biru hadapi telah selesai. Senyumnya terbit menghiasi wajah cantiknya. “Terima kasih banyak, Ibu. Mohon maaf bila Biru merepotkan,” ucapnya. Mendengar itu membuat Bunda Nay ikut tersenyum. Ia menyambut tangan Una seperti yang Una harapkan. “Sama-sama. Panggil saya Bunda Nay aja, Bu. Kedepannya kita akan sering bertemu,” katanya. Naya melepaskan tangannya dari Una, begitu juga sebaliknya. “Biru ini jarang membuat masalah kok, dia anak yang baik. Hanya saja, Biru terlalu pendiam. Itu yang pernah saya konsultasikan dengan mamanya, tapi mamanya tampak acuh tak acuh,” terang perempuan yang masih tampak sangat muda tersebut. Una menebak dia belum menikah. “Berbeda dengan Anda, Bu, Anda terlihat tulus menyayangi Biru,” ucap Naya memuj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN