Part 42. Jingga berganti gelap. Indahnya senja digantikan dengan malam. Gandi masih berada di dalam mobilnya dalam perjalanan pulang. Antoni, mengemudikan mobil untuknya. Ia memperhatikan Gandi yang terus saja murung sejak tadi pagi. Siang itu, bosnya itu juga tak menampakkan senyum sama sekali ketika menandatangani kerja sama dengan seorang model, untuk produk baru Blue Jewelry bulan ini. Bahkan sampai pulang kerja, bibirnya terus mengatup rapat tanpa senyuman. “Tuan,” panggil Antoni. Mengamati Gandi lewat spion depan. “Emm ...,” Gandi menoleh sekilas dan kembali melihat keluar kaca. “Apa Non Dea masih belum pulih?” tanya Antoni. Sungguh ia selalu penasaran dengan apa yang terjadi pada bosnya. “Dea sedang dalam fase penyembuhan, lukanya tidak terlalu berat.” Pria itu menjawa

