Akhirnya Melangkah Pergi

1151 Kata

“Mommy!” Begitu pintu apartemen terbuka, dua anak kecil langsung berlari secepat kilat ke arahnya. Zoya hampir tersandung sandal mungilnya, sementara Zean justru lebih dulu sampai dan menempel di kaki Aurora. “Duh, pelan-pelan dong, nanti jatuh,” ujar Aurora sambil terkekeh, tapi senyum hangatnya tak bisa disembunyikan. Ia menunduk, memeluk keduanya erat. “Hai, anak-anak Mommy…” Zoya mendongak dengan pipi yang sudah memerah karena berlari. “Mommy bawa pesanan kami, kan?” suaranya manja, matanya berbinar penuh harap. Aurora pura-pura berpikir keras. “Hmm… pesanan apa ya?” Zean langsung menunjuk plastik di tangan Aurora. “Itu, itu! Es krim! Aku lihat!” Aurora tertawa kecil, lalu mengangkat plastik itu tinggi-tinggi. “Tentu saja. Ini es krimnya.” “Yeeey!” teriak Zoya senang, langsung m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN