Episode 64 Gaza menatap Azka dengan tatapan serius, melihat reaksinya yang membeku di tempat. Ia bisa merasakan detak jantungnya semakin cepat, berharap bahwa perasaannya tersampaikan dengan benar. “Kita nikah juga yu?” Gaza mengulang ajakannya dengan nada penuh keyakinan, meskipun ia sadar bahwa pertanyaan itu mungkin terdengar mendadak. Azka semakin mematung, kata-kata Gaza bergema di kepalanya. Ia berhenti melangkah, menatap Gaza dengan mata yang sedikit melebar. “Jangan bercanda,” jawab Azka dengan suara rendah, namun jelas terdengar kebingungan dan ketidakpercayaan dalam nadanya. Gaza tersenyum tipis, berusaha menunjukkan ketulusannya. “Aku nggak bercanda, Azka. Aku serius. Aku sudah memikirkan ini sejak lama. Aku ingin kita bersama, menikah, dan membangun masa depan bareng-baren

