Bab 36 Kecewa

1802 Kata

“Bagaimana kondisinya?” Rizal berdiri di samping Kala yang sedang memerhatikan istrinya berada di ruangan rawat Raina. “Belum ada perubahan.” Jawab Kala pelan. Rizal yang bertekad untuk tidak datang menemui lagi malah melakukan sebaliknya. Dia datang ke rumah sakit yang ada di pusat kota Semarang pada hari kedua. Pikirannya tidak tenang jika belum mengetahui kabar kesehatan Raina. “Maafkan aku.” Bisik Rizal. “Untuk?” Dipejamkan matanya lalu membukanya lagi, “telah menyakiti hatinya.” Kala menggeleng pelan. Dia memang tidak tahu ada masalah apa antara Raina dan Rizal akan tetapi dia tetap membela adiknya jika ada hal yang tak diinginkan. “Aku tidak akan menyakitinya lagi.” Gumam Rizal. Kala mendongak, “dengan menghilang lagi?” dia benar-benar tidak habis pikir, “kukira kamu men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN