6 bulan kemudian... Jarak mengajarkan aku banyak hal. Tentang kejujuran, tentang kepercayaan, tentang kesabaran, tentang kesetian, dan tentang arti kebersamaan. Aku jadi paham, bahwa setiap moment bersamanya adalah spesial. Awalnya memang tidak mudah. Berkali-kali kami harus jatuh bangun dalam mempertahankan hubungan ini. Apalagi di minggu-minggu pertama aku sempat jatuh sakit karena tidak terbiasa ditinggal olehnya. Begitu pun dengannya, yang juga sempat meriang alias merindukan kasih sayang. Saat rindu mulai menyapa, kami hanya bisa bertukar sapa melalui telpon. Berjam-jam bercerita tentang kegiatan kami di hari itu. Atau jika sama-sama sedang sibuk, aku hanya membaca ulang chat yang ia kirimkan. Aku juga tidak pernah mengira bahwa jarak bisa membuat kami semakin dekat. Meskipun dia

