Aku percaya, setiap pernikahan pasti mempunyai ujiannya masing-masing. Ada yang diuji dengan pasangan, dengan anak, dengan mertua atau bahkan dengan orang lain. Tidak selamanya ujian itu membawa dampak yang negatif, jika kita mau mengambil ibrah atau pelajaran. Seperti rumah tanggaku dengan Jo. Sudah hampir empat bulan dari hari-hari indah itu. Hubungan kami semakin membaik. Dari ujian pernikahan kami tempo hari aku bisa mengambil hikmah, bahwa komunikasi dan kejujuran adalah fondasi utama pernikahan. Dari situ, setiap harinya kami jadi lebih sering terbuka. Maksudku, sebisa mungkin tak ada rahasia apapun di antara kami. Kami berdua terbiasa bercerita sebelum tidur. Bercerita soal apapun. Misalnya mengenai pekerjaannya di rumah sakit, atau kegiatanku di laundry. Dia juga menjadi pendenga

