Buah dari Kesabaran

2018 Kata

Sesampainya di rumah aku segera membersihkan diri. Biasanya kalau di rumah dan hanya berdua dengan Jo, aku membuka pakaian syar'iku. Aku senang memakai kaos kebesaran, atau dress selutut ataupun daster. Namun saat ini aku sedang ingin memakai kemeja Jo yang kebesaran di tubuhku.  Aku memoles wajahku dengan bedak. Beberapa hari ini aku senang berhias. Full make up. Sampai-sampai Jo bingung aku ingin pergi ke mana sampai berhias seheboh itu. Padahal aku dandan juga agar terlihat cantik di matanya. Berbanding terbalik jika aku sedang malas. Di wajahku tidak ada produk apapun yang menempel, bahkan skincare pun tidak. Meskipun sering aku paksakan, karena aku sadar diri di usiaku yang sudah tidak muda lagi harus benar-benar dirawat. Aku harus mengimbangi Jo, diusianya yang sama denganku dia na

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN