Bab 30. Berusaha Lebih Baik

1253 Kata

Alena melengguh meregangkan otot-ototnya yang terasa kaku, perlahan Alena membuka matanya dan melirik ke arah jam di dinding, saat itu juga dia langsung bangun mendudukkan dirinya, dilihat Hana dan Fadil yang masih terlelap pulas di kedua sampingnya, Alena tidak tega membangunkan mereka tapi terpaksa harus tetap dia bangunkan. Alena mengelus pelan kepala kedua anaknya yang masih terjebak di alam mimpi, tak lama keduanya terbangun dengan mata yang masih belum terbuka dengan sempurna. "Bangun Sayang, sekolah," ucap Alena dengan lembut. Kedua anaknya langsung turun dari ranjang di susul dengan Alena, mereka semua keluar dari kamar bersamaan. Baru saja pintu terbuka mereka sudah melihat Andre yang berdiri di depan seperti sedang menunggu mereka untuk keluar. "Aku ... sudah memasak untuk k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN