Berbeda Pendapat

2008 Kata

Sandi dan Sicilia kembali ke rumah Santi. Wanita itu masih saja sama, terbaring lemah tak berdaya di atas ranjangnya. Sicilia memindahkan beberapa gorengan yang ia beli ke dalam piring dan mengambil dua buah saja untuk Santi. Sisanya ia letakkan di teras untuk dinikmati semua orang yang ada di sana. “Ara, tolong ambilkan bunda mangkuk dan sendok garpu,” perintah Sicilia. “Iya, Bunda.” Ara pun bergegas mengambilkan sebuah mangkuk dan sendok garpu lalu memberikannya pada Sicilia. Sicilia menerima benda itu dan meletakkan dua buah goreng pisang di atas mangkuk. Perlahan, Sicilia melangkah mendekati Santi dan duduk di atas ranjang di samping kakaknya itu. “Kak Santi, Cici suapin ya,” ucap Sicilia, lembut. Santi mengangguk. Sicilia pun mulai memotong sedikit demi sedikit pisang goreng it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN