Pura-pura Hamil

1618 Kata

Masih Flash back. “Santi, jangan biasakan membantah perkataan orang tua!” Seorang pemuda, masih muda dan sangat segar, tiba-tiba saja dan masuk ke rumah itu. “Assalamu’alaikum, Paman.” Zul langsung menyalami pamannya dengan takzim. “Wa’alaikumussalam ... Duduklah, Zul. Oiya, bagaimana bengkelnya? Apa tadi sudah buka?” “Sudah, Pama. Kebetulan ada sebuah sepeda masuk tadi makanya Zul agak lama datang ke sini.” “Terus sekarang, bagaimana?” “Bengkelnya Zul tutup dulu sementara waktu.” Paman Santi mengangguk pelan, “Begini Zul. Santi dan pacarnya ini baru saja lari dari rumah. Katanya mereka ingin dinikahkan karena tidak dapat persetujuan dari mama dan papa kamu. Paman sudah mencoba menasehati, tapi sepertinya mereka sudah sama-sama keras. Mereka sudah sama-sama tidak ingin dipisahkan la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN