"Kamu itu, dari mana, sih?" semprot Doni saat Damar baru masuk ruangan kantor. Damar hanya cengengesan sambil duduk di tempat duduknya. "Mana yang harus aku tanda tangani?" Doni dengan muka masam mengulurkan sebuah dokumen ke atas meja Damar, setelah itu ia duduk di kursi. "Kamu harus jujur padaku, tadi malam kamu di mana?" Damar sekilas memandang Doni lalu menunduk kembali untuk membaca dokumen. "Aku nginap di hotel." "Nginap sama siapa?" "Katamu, kamu tidak mau ikut campur urusan pribadiku, kenapa sekarang tanya?" Doni terdiam mendengar ucapan Damar, tapi Doni tidak hilang akal, ia berusaha mengorek informasi dari Damar tentang kegiatannya tadi malam. "Kamu sahabat karibku, jadi aku tidak bisa tinggal diam bila kamu sampai salah jalan." "Aku tidak mungkin tersesat, aku punya goo

